Jumat, 25 Mei 2018

Tips IELTS Writing - Larangan menggunakan Contraction

Hallo IELTS warrior, ini akan menjadi tulisan pertama saya terkait IELTS. Mengawali tulisan perdana ini, saya akan mencoba berbagi satu tips dalam IELTS writing. There are abundant tips available, tapi kita mulai sedikit demi sedikit yah. Sebagaimana yang sudah diketahui, bahwa writing merupakan salah satu kompetensi yang diujikan dalam IELTS. Biasanya part ini punya stereotype tersendiri. 
 
Komunitas anak muda kendari
Belajar Writing bareng K-FLOW
Writing merupakan salah satu sesi yang acapkali dirasa sulit untuk para test-taker. But, do not be afraid of writing section. Part ini juga akan sangat esensial ketika kalian melanjutkan studi baik di dalam maupun di luar negeri, maupun setelahnya, misalnya untuk keperluan penerbitan jurnal dan lain sebagainya.

Nah, on this special occasion, salah satu tips yang akan saya bagikan adalah larangan menggunakan contraction dalam scientific writing, termasuk dalam IELTS writing. Contraction adalah singkatan, misalnya I would disingkat menjadi I’d, atau I am ditulis I’m. Dalam tulisan non akademik, hal ini sah-sah saja, namun dalam penulisan ilmiah, penggunaan contraction seperti ini tidak diperbolehkan.

Dalam kalimat “the graph shows that there’s a decrease in children’s enthusiasm”, kata there’s harus ditulis sempurna menjadi “the graph shows that there was a decrease in children’s enthusiasm”. Contoh lain misalnya “the interviewer didn’t ask for a consent beforehand”, harus ditulis menjadi “the interviewer did not ask for a consent beforehand”.

Nah sebagai tambahan buat para IELTS warrior, dalam penulisan ilmiah, penulis harus mampu menulis secara concise. Untuk ini, penulis harus mampu meluangkan ide-idenya dalam sebuah paragraph yang concise. Singkat tapi informatif. Hal ini juga berlaku dalam IELTS, karena dalam writing, kita dibatasi dengan jumlah minimum kata. 

Kita harus mampu membuat tulisan yang singkat tapi informatif dibandingkan tulisan yang panjang lebar namun less informative. Hal-hal ini menjadi tantangan tersendiri dalam menulis tulisan ilmiah. However, again do not worry too much, ada beberapa cara yang bisa kita aplikasikan untuk menyikapi tuntutan-tuntutan ini. In the next occasion, saya akan coba membagikan tips-tips lain terkait hal ini dan hal-hal lain yang relatable to IELTS writing.

Sekian dari saya. Veel success voor uw IELTS.


Ditulis dari lantai 1, Bornsesteeg.


Linda 



===
Tertarik bergabung bersama K-FLOW? 
Salah satu komunitas anak muda Kendari
Kamu bisa cek disini


Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Follow by Email

Aktivitas Kami