• Quote of the day

    “Ilmu itu membutuhkan kerja keras tidak bisa menjadi kerja sampingan. Harus mengorbankan waktu luang dan selalu fokus.” (Andre Prakoso, p.67)

  • Quote of the day

    "Kita harus menjadi luar biasa; luar biasa dalam niat, kesabaran, dan usaha.” (Syukron, p.91)

  • Quote of the day

    “Have a dream, have a faith in it, somehow you will achieve it.” (Siti Dewi Aisyah, p.56)

  • Quote of the day

    “Sebab kita tidak tahu, bagian yang mana dari ikhtiar kita yang menjadi rezeki kita.. keep going! (Zakiyah Eke, p.43)

  • Quote of the day

    “Aku tutup telinga dan terus berusaha.” (Nindi Sekar Wangi, p.27)

Senin, 28 Mei 2018

Sabtu berfaedah bareng adik-adik di Tanjung Tiram dalam K-FLOW Social Event


Hi Folks
Di tanggal 26 Mei 2018 yang bertepatan dengan hari sabtu, menjadi akhir pekan yang sangat berfaedah untuk seluruh members Kendari English Fellowship (K-FLOW). Komunitas kebanggaan kita semua ini mengadakan kegiatan sosial di Desa Pesisir Tanjung Tiram, Kabupaten Konawe Selatan.

Yups, bekerjasama dengan kakak-kakak dari IKA Duta Bahasa Sulawesi Tenggara. K-FLOW mendapatkan kesempatan berharga buat sharing about English dan juga beberapa bingkisan sederhana kepada adik-adik binaan Taman Baca Tanjung Tiram yang dibina oleh kakak-kakak DUBAS.

Perjalanan yang ditempuh kurang lebih 30 menit dari Kota Kendari menuju Desa Tanjung Tiram ini dimulai dari meeting point yang telah disepakati bersama, Kantor Duta Bahasa atau kakak2 DUBAS nyebutnya “KABAS” (pertama kali dengar kirain Kak Abbas hehe, -pen).

Adapun kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan adalah Story Telling, Pengenalan kosakata bagian-bagian anggota badan dalam bahasa Inggris, Games, dan pembagian Bingkisan.

 
Berbaris sebelum masuk kelas...
 
Duduk manis yah adik-adikku...
Story telling dan belajar bahasa Inggris bareng Kak Eti




Pembagian bingkisan kepada adik-adik, semoga bermanfaat adik-adik




Foto bersama adik-adik binaan Taman Baca Tanjung Tiram



Foto Bersama K-FLOW & IKA DUBAS SULTRA





Share:

Jumat, 25 Mei 2018

Tips IELTS Writing - Larangan menggunakan Contraction

Hallo IELTS warrior, ini akan menjadi tulisan pertama saya terkait IELTS. Mengawali tulisan perdana ini, saya akan mencoba berbagi satu tips dalam IELTS writing. There are abundant tips available, tapi kita mulai sedikit demi sedikit yah. Sebagaimana yang sudah diketahui, bahwa writing merupakan salah satu kompetensi yang diujikan dalam IELTS. Biasanya part ini punya stereotype tersendiri. 
 
Komunitas anak muda kendari
Belajar Writing bareng K-FLOW
Writing merupakan salah satu sesi yang acapkali dirasa sulit untuk para test-taker. But, do not be afraid of writing section. Part ini juga akan sangat esensial ketika kalian melanjutkan studi baik di dalam maupun di luar negeri, maupun setelahnya, misalnya untuk keperluan penerbitan jurnal dan lain sebagainya.

Nah, on this special occasion, salah satu tips yang akan saya bagikan adalah larangan menggunakan contraction dalam scientific writing, termasuk dalam IELTS writing. Contraction adalah singkatan, misalnya I would disingkat menjadi I’d, atau I am ditulis I’m. Dalam tulisan non akademik, hal ini sah-sah saja, namun dalam penulisan ilmiah, penggunaan contraction seperti ini tidak diperbolehkan.

Dalam kalimat “the graph shows that there’s a decrease in children’s enthusiasm”, kata there’s harus ditulis sempurna menjadi “the graph shows that there was a decrease in children’s enthusiasm”. Contoh lain misalnya “the interviewer didn’t ask for a consent beforehand”, harus ditulis menjadi “the interviewer did not ask for a consent beforehand”.

Nah sebagai tambahan buat para IELTS warrior, dalam penulisan ilmiah, penulis harus mampu menulis secara concise. Untuk ini, penulis harus mampu meluangkan ide-idenya dalam sebuah paragraph yang concise. Singkat tapi informatif. Hal ini juga berlaku dalam IELTS, karena dalam writing, kita dibatasi dengan jumlah minimum kata. 

Kita harus mampu membuat tulisan yang singkat tapi informatif dibandingkan tulisan yang panjang lebar namun less informative. Hal-hal ini menjadi tantangan tersendiri dalam menulis tulisan ilmiah. However, again do not worry too much, ada beberapa cara yang bisa kita aplikasikan untuk menyikapi tuntutan-tuntutan ini. In the next occasion, saya akan coba membagikan tips-tips lain terkait hal ini dan hal-hal lain yang relatable to IELTS writing.

Sekian dari saya. Veel success voor uw IELTS.


Ditulis dari lantai 1, Bornsesteeg.


Linda 



===
Tertarik bergabung bersama K-FLOW? 
Salah satu komunitas anak muda Kendari
Kamu bisa cek disini


Share:

Kamis, 17 Mei 2018

Belajar tentang Idiom - Fear And Frustration

Halo teman-teman, di minggu kali ini kita akan belajar tentang idiom dengan tema Fear and Frustration.

Kami udah buatkan ebooknya, dan bisa diunduh dengan cara klik link di bawah :)







Semoga bermanfaat yah.. :)
Share:

Jumat, 11 Mei 2018

Ospek rasa Festival saat di luar negeri

Di Artikel minggu ini, Kak Eti yang telah kuliah di Australia berbagi pengalamannya selama kuliah di sana. Yuk kita simak teman-teman


Ospek rasa Festival saat di luar negeri

Hi, selamat datang dan membaca tulisan saya untuk pertama kali. Di sini, saya akan banyak membahas tentang pengalaman saya selama berkuliah di Australia, utamanya di Queensland University of Technology (QUT). Jadi, stay tune terus yah di blog kami.

Kalian pernah dengar tentang orientasi kampus? Atau mungkin lebih familiar dengan kata ospek? Apa yang ada di benak kalian jika mendengar kata-kata tersebut, apakah memunculkan ingatan yang menyenangkan, menyedihkan, memalukan, atau pun menjengkelkan?

Nah, saat ini saya akan menceritakan tentang pengalaman saya saat mengikuti kegiatan orientation week (minggu orientasi) selama di QUT. Hal pertama yang saya rasakan adalah orientasi itu seperti festival; musik dimana-mana, makanan gratis dan murah bertebaran, dan buuuaaannnnyaaaakkkk barang gratisan lainnya (koas, tas, buku, pulpen, permen, stabilo, journey planner, etc.). Selama 3 semester berkuliah di sana, saya selalu hadir di setiap orientasi dengan harapan menambah cadangan ATK dan kaos gratis (hehehe). So, jangan salah sangka dulu yah, semua mahasiswa (S1, S2, S3) bisa hadir selama orientasi bukan hanya mahasiswa baru saja. Mereka semua terlihat sangat ramah dan bahagia selama seminggu ini, bahkan ada yang mengatakan bahwa sangat rugi jika kita melewatkan masa orientasi kampus. Sebab, di waktu ini lah kita benar-benar bahagia sebelum memulai semester yang penuh dengan bahan bacaan, tugas, presentasi dan lainnya.

Back to the happiness, saat orientasi ini berbagai klub kampus dan beberapa business vendor akan menawarkan kita untuk bergabung bersama mereka (seperti terlihat digambar di bawah). Saya biasanya berkeliling di setiap club karena kita akan mendapat suvenir, bisa bayangkan berapa banyak barang gratisan yang kamu dapatkan selama orientasi (it’s a lot). Selain itu, kita juga akan disuguhkan dengan cultural performance, biasanya, suku asli Australia (Aborigine dan Torres Strait Island) akan menampilkan tarian, alat musik tradisional dan lagu diiringi dengan penjelasan mengenai asal-usul tarian tersebut. Jadi, hal ini akan menambah wawasan kita mengenai budaya warga Aborigine dan Torres Strait Island.

/Users/waodehardiyanti/Downloads/QUT orientation.jpg
Situasi orientasi di Kelvin Grove QUT
(retrieved from https://en.jathao.com/2016/05/brisbanestudythe-introduction-of-qut.html)

Yang terpenting selama orientasi adalah kita akan diberi tur ke setiap sudut kampus, misalnya dimana lokasi perpustakaan, gedung A-Z, toko buku, kantin dan sebagainya. Serta kita akan diberikan berbagai macam tips ataupun informasi yang penting bila menggunakan fasilitas tersebut, contohnya, kalau mau beli sushi yang murah, belilah setelah jam 3 sore. Selain itu, kampus bekerja sama dengan staff perpustakaan akan mengelar berbagai macam workshop atau seminar (biasanya 4 kegiatan dalam 1 hari) yang sangat penting untuk menunjang kesuksesan kita selama masa kuliah, seperti, workshop academic writing, referencing, public speaker, time management, dan masih banyak lagi. Tapi jangan salah, workshopnya tidak harus mengenai hal-hal seputar kampus, kita juga akan diberi penjelasan mengenai keselamatan saat di rumah, di jalan atau pun saat berada di pantai. Biasanya yang akan menjadi pemateri adalah pihak kepolisian, mereka juga akan memberikan nomor-nomor penting yang harus kita catat, seperti nomor telepon kepolisian dan pemadam kebakaran untuk hal emergency.

Selama berkuliah di QUT, alhamdulillah, saya diberi dua kesempatan sebagai pembicara di acara orientasi teruntuk mahasiswa S2 di Fakultas Pendidikan. Saya diberikan kesempatan sebagai pembicara mewakili mahasiswa internasional untuk memberikan pengalaman dan informasi bagaimana bisa “survive”. Dan syukurnya lagi para peserta sangat antusias dan termotivasi karena mereka tahu betapa sulitnya bagi saya dimana bahasa inggris adalah bahasa asing, namun saya bisa melewati semester dengan baik.

Kesimpulannya, pengalaman orientasi selama berkuliah di luar negeri merupakan pengalaman yang sangat menyenangkan dan juga kita dapat bertemu dengan mahasiswa dari berbagai macam negara dan mengenal banyak budaya. Semoga orientasi di kampus-kampus Indonesia bisa seperti ini juga ya jadi kita semua bisa merasakan kebahagiaan dan merayakan status kita sebagai mahasiswa.



Writen by Waode Eti Hardiyanti, S.Pd., M.Ed.
Share:

Kamis, 03 Mei 2018

Unique Words - Environmental Impacts of Logging

This passage contains unique words, you can read and understand it
Environmental Impacts of Logging

From shipping crates to paper bags, the logging industry supplies the raw materials for an array of products. However, this is not without untold harm to the environment. The damage includes habitat loss, pollution, and climate change, with the effects spanning the globe from the rainforests of Central Africa, Southeast Asia, and South America to the northern forests of Canada and Scandinavia. The effects of logging extend beyond just the feeling of a swath of trees. Nutrients, water, and shelter for plants, animals, and microorganisms throughout the ecosystem are also lost; many life forms both terrestrial and aquatic are becoming endangered as forests vanish.
Trees protect the soil beneath them: thus, tree loss can affect soil integrity. For example, the rainforest floor, home to myriad plant life as well as insects, worms, reptiles and amphibians, and small mammals, relies on a dense canopy of branches and leaves to keep it healthy and intact. The canopy prevents surface runoff by intercepting heavy rainfall so that water can drip down slowly onto the porous earth. Tree roots also stabilize the soil and help prevent erosion. In return, a healthy soil encourages root development and microbial activity, which contribute to tree growth and well-being. A major factor in logging-related soil damage comes from road building, with trucks and other heavy equipment compressing the spongy soil, creating furrows where water collects, and disrupting the underground water flow. Eventually, the topsoil wears away, leaving behind an infertile layer of rocks and hard clay.
Logging can also damage aquatic habitats. Vegetation along rivers and stream banks helps maintains a steady water flow by blocking the entry of soil and other residue, and tree shade inhabits the growth of algae. Remove trees obliterates these benefits. When eroding soil flows into waterways, the organic matter within it consumes more oxygen, which can lead to oxygen depletion in the water, killing fish and other aquatic wildlife.
Trees provide a natural defense against air pollution. They remove carbon dioxide from the atmosphere while they emit oxygen, and their leaves filter pollutants from the air. Cutting down trees keeps pollutants airborne, where they can mix with water vapor and form acid rain. Water quality in nearby streams and rivers also deteriorates as tree loss contributes to increased sedimentation.
In a healthy forest ecosystem, trees draw moisture from the soil and release it into the atmosphere while they provide shade to lessen evaporation. Thus, deforestation impacts rainfall patterns, leading to flooding as well as drought and forest fires. Deforestation is responsible for about one-fifth of carbon dioxide emissions worldwide, making it a major contributor to climate change-in particular, global warming. In the Amazon basin alone, deforestation is responsible for millions of tons of carbon dioxide being released into the atmosphere annually. Some logging companies bum large tracts of forest just to facilitate access to one area a practice that discharges even more carbon dioxide.
Forests, especially the tropical rain forests, are a vital natural resource with extensive biodiversity and irreplaceable wildlife habitats. More responsible logging practices would help ensure that they are protected for future generations.
(Source: Barrons; essential words for IELTS)


List of Unique Words:
1
Aquatic
(adj) hidup di air
2
Array
(n) dalam jumlah yang besar, sebuah koleksi
3
Defense
(n) perlindungan
4
Deforestation
(n) pemindahan banyak pohon dalam jumlah besar atau penggundulan hutan
5
Environment
(n) dunia alami atau lingkungan hidup
6
Erosion
(n) hilangnya tanah yang disebabkan oleh air dan angin
7
Extend
(v) memperpanjang, memperluas
8
Fell
(v) menebang, memotong: menebang pohon
9
Habitat
(n) daerah/lahan alami dimana tumbuhan atau hewan hidup
10
Impact
(n) efek/dampak kuat dari suatu aktivitas
11
Inhibit
(v) mencegah, memperlambat suatu peristiwa
12
Logging
(n) pemotongan pepohonan untuk tujuan komersial/ekonomi
13
Nutrient
(n) makanan atau zat yang dibutuhkan makhluk hidup
14
Pollution
(n) zat berbahaya untuk air, udara, dll
15
Terrestrial
(adj) hidup di daratan
16
Vegetation
(n) tumbuhan-tumbuhan



Written by Erna, S.P
Editor : Imam Safrullah
Share:

Follow by Email

Aktivitas Kami